Jakarta (13/08/2011) – Guna terus menyemarakkan diskursus intelektual (pemikiran) di lingkungan warga HMI-MPO, Komisi Pengembangan Intelektual dan Wacana PB HMI kembali akan menerbitkan jurnal UNIVERSAL yang merupakan jurnal kajian pemikiran di lingkungan PB HMI. Kali ini, topik utama yang diangkat adalah: “Komunitas Kreatif sebagai Embrio Masyarakat Madani”.
Diskursus soal “komunitas kreatif” ini, kira-kira mirip dengan istilah “minoritas kreatif” yang pernah dipopulerkan oleh Arnold Toynbee. Dalam konteks komunitas kreatif a la HMI-MPO, lantas diterjemahkan sebagai suatu lingkup kecil namun kuat (barisan kokoh yang bershaf-shaf), yang dihuni oleh individu-individu yang tercerahkan (insan ulul albab). Komunitas inilah yang selanjutnya diharapkan menjadi penggerak, pelopor, pengispirasi, dan pelaku aktif dalam upaya mewujudkan suatu masyarakat berperadaban luhur (madani).